Senin, 18 April 2011

Sistem Informasi Psikologi

KASUS I
Gangguan kecemasan berbicara di depan umum
I.Case Name : Pendekatan
Pre-condition : None
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Menanyai latar belakang
b. Menanyakan identitas
c. Menanyakan kondisi kesehatan
Post-condition : Menggali informasi subjek
Actor who benefit : Klien dan Terapis

II.Case Name : Menggali informasi subjek
Pre-condition : Pendekatan
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Menanyakan mengapa klien menemui terapis
b. Menanyakan mengapa klien mengalami kecemasan
c. Merekam informasi yang diberikan klien
d. Mengobservasi perilaku klien
Post-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who benefit : Klien dan Terapis

III.Case Name : Memilih terapi yang tepat
Pre-condition : Menggali informasi subjek
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Mendapat informasi dari klien
b. Memberikan terapi relaksasi
Post-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

IV.Case Name : Pelaksanaan terapi
Pre-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Menyiapkan ruangan yang nyaman
b. Melakukan latihan seperti pengaturan nafas langkah demi langkah untuk mencapai relaksasi
Post-condition : Controlling
Actor who benefit : Klien dan Terapis

V.Case Name : Controlling
Pre-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melihat tahap kecemasan klien
b. Melihat kemampuan klien dalam mengatasi kecemasan
c. Jika klien menjadi tidak terkontrol terapis harus mampu mengatasinya
Post-condition : evaluasi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

VI.Case Name : Evaluasi
Pre-condition : Controlling
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melihat perubahan yang terjadi dengan melihat catatan diri klien
Post-condition : None
Actor who benefit : Klien dan Terapis

KASUS II
Phobia karet gelang

I.Case Name : Pendekatan
Pre-condition : None
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melakukan rapport
b. Menanyakan identitas
c. Menanyakan keadaan fisik klien
Post-condition : Menggali informasi subjek
Actor who benefit : Klien dan Terapis

II.Case Name : Menggali informasi subjek
Pre-condition : Pendekatan
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Memulai penggalian masalah klien
b. Menanyakan mengapa klien phobia pada karet
c. Merekam informasi yang diberikan klien
d. Mengobservasi perilaku klien
Post-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who benefit : Klien dan Terapis

III.Case Name : Memilih terapi yang tepat
Pre-condition : Menggali informasi subjek
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Mendapat informasi dari klien
b. Memberikan terapi floading
Post-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

IV.Case Name : Pelaksanaan terapi
Pre-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Menyiapkan ruangan yang nyaman
b. Meminta subjek duduk diruangan yang sama
c. Memberikan klien karet gelang secara berkala sampai ketakutannya berkurang terhadap karet gelang
Post-condition : Controlling
Actor who benefit : Klien dan Terapis

V.Case Name : Controlling
Pre-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melihat tahap kecemasan klien
b. Memberikan benda yang ditakuti klien
c. Menyingkirkan jika klien panik
d. Memberikannya lagi saat klien tenang hingga phobia klien berkurang
Post-condition : evaluasi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

VI.Case Name : Evaluasi
Pre-condition : Controlling
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melihat perubahan yang terjadi dengan melihat catatan diri klien
Post-condition : None
Actor who benefit : Klien dan Terapis

KASUS III
Stress dalam pembuatan tugas akhir

I.Case Name : Pendekatan
Pre-condition : None
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melakukan rapport
b. Menanyakan identitas
c. Menanyakan kondisi kesehatan
Post-condition : Menggali informasi subjek
Actor who benefit : Klien dan Terapis


II.Case Name : Menggali informasi subjek
Pre-condition : Pendekatan
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Mengumpulkan informasi seputar klien dan masalahnya
b. Menanyakan pertanyaan terbuka mengapa klien mengalami stress saat pembuatan tugas akhir
c. Merekam informasi yang diberikan klien
d. Mengobservasi perilaku klien
Post-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who benefit : Klien dan Terapis

III.Case Name : Memilih terapi yang tepat
Pre-condition : Menggali informasi subjek
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Mendapat informasi dari klien
b. Memberikan terapi asosiasi bebas
Post-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

IV.Case Name : Pelaksanaan terapi
Pre-condition : Memilih terapi yang tepat
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Menyiapkan ruangan yang nyaman
b. Mempersilahkan klien duduk di sofa
c. Meminta klien mengatakan semua yang ada dipikirannya
d. Terapis duduk dibelakang klien dengan mengobservasi semua perilaku klien
Post-condition : Controlling
Actor who benefit : Klien dan Terapis

V.Case Name : Controlling
Pre-condition : Pelaksanaan terapi
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Mencatat informasi yang dikeluarkan klien secara berulang-ulang
Post-condition : evaluasi
Actor who benefit : Klien dan Terapis

VI.Case Name : Evaluasi
Pre-condition : Controlling
Actor who initiates : Terapis
Steps : a. Melihat perubahan yang terjadi dengan melihat catatan diri klien
b. Melihat perubahan pada pertemuan berikutnya dan membandingkannya
Post-condition : None
Actor who benefit : Klien dan Terapis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar